<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-29685454</id><updated>2009-03-01T01:12:39.693-08:00</updated><title type='text'>Buat Saudariku</title><subtitle type='html'>Semoga bermanfaat......
Rasulullah sangat mengkhawatirkan kaum wanita.....
Mohon dibaca, semoga bisa mengamalkan....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://lbudiarto.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29685454/posts/default?orderby=updated'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lbudiarto.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Lutfi Budiarto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14660304272316015538</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29685454.post-115026754190473368</id><published>2006-06-13T23:44:00.000-07:00</published><updated>2006-06-14T00:00:54.113-07:00</updated><title type='text'>Menutup Aurat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/3183/2516/1600/busana.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 370px; height: 370px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3183/2516/320/busana.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Islam mengatur bagian tertentu yang terlarang untuk dilihat maupun diperlihatkan secara sengaja kepada orang lain, atau yang lazim disebut aurat. Larangan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap keluhuran harkat dan martabat manusia.&lt;br /&gt;Aturan tentang aurat inilah yang meyakinkan bahwa Islam tak akan pernah menyetujui pornografi dalam bentuk apa pun dan dengan media apa pun serta atas alasan seni sekalipun. ''Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka. Janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) tampak dari mereka.&lt;br /&gt;Hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka. Janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali kepada suami mereka, ayah mereka, ayah suami mereka, putra-putra mereka, putra-putra suami mereka, saudara-saudara mereka, putra-putra saudara laki-laki mereka, putra-putra saudara perempuan mereka, wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Bertobatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.'' (QS Al-Nur (24): 31).&lt;br /&gt;Para ahli fikih telah bersepakat tentang kewajiban menutup aurat dan mengharamkan membukanya. Hanya saja mereka berbeda pendapat akan batasan-batasan sampai di mana bagian yang diharamkan untuk dibuka dan diperlihatkan kepada orang lain. Muhammad Ali al-Shabuni mengklasifikasikan aurat dalam empat kategori.&lt;br /&gt;Pertama, aurat seorang lelaki yang tidak boleh dilihat lelaki lainnya.&lt;br /&gt;Kedua, aurat seorang wanita yang tidak boleh dilihat wanita lainnya. Pada dua kategori ini, batasan auratnya bagian tubuh antara pusar dan lutut.&lt;br /&gt;Ketiga, aurat seorang lelaki tidak boleh dilihat seorang wanita. Pada bagian ini dibedakan antara mereka yang termasuk mahram (tidak boleh dinikahi) dengan mereka yang sama sekali orang lain. Jika termasuk mahram, maka auratnya antara pusar dan lutut. Jika bukan, ada yang mengatakan auratnya seluruh badannya, kecuali bila yang melihat istrinya sendiri. Meski ada pula yang mengatakan, auratnya sama seperti untuk yang termasuk dalam kategori mahram.&lt;br /&gt;Keempat, aurat seorang wanita yang tidak boleh dilihat seorang pria. Menurut pendapat yang sahih, auratnya seluruh anggota tubuh. Ada yang berpendapat, hanya wajah dan kedua telapak tangan yang tidak masuk dalam kategori aurat. Alasan utama aturan tentang aurat adalah dikhawatirkan timbulnya fitnah berupa tergeraknya syahwat lawan jenis. Karena pada prinsipnya, Islam selalu mengharamkan segala sesuatu yang dapat mengundang fitnah. Apalagi itu sudah masuk dalam kategori mendekati zina.&lt;br /&gt;(Syarif Hade Masyah )&lt;br /&gt;Sumber : http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=246133&amp;kat_id=14&amp;amp;amp;amp;kat_id1=&amp;amp;kat_id2=&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29685454-115026754190473368?l=lbudiarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lbudiarto.blogspot.com/feeds/115026754190473368/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=29685454&amp;postID=115026754190473368' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29685454/posts/default/115026754190473368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29685454/posts/default/115026754190473368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lbudiarto.blogspot.com/2006/06/menutup-aurat.html' title='Menutup Aurat'/><author><name>Lutfi Budiarto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14660304272316015538</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02670497155965467499'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29685454.post-115026787084351603</id><published>2006-06-13T23:50:00.000-07:00</published><updated>2006-06-13T23:51:10.853-07:00</updated><title type='text'>Yang Ku Dambakan</title><content type='html'>“Baiti jannati” itulah untaian kata indah yang keluar dari bibir mulia&lt;br /&gt;Rasulullah SAW, dalam mengilustrasikan kehidupan rumah tangga beliau yang&lt;br /&gt;sakinah mawaddah warohamah dan penuh kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan dalam rumah tangga seorang muslim tidaklah didasari oleh harta&lt;br /&gt;dan kecantikan semata, walau tak dapat dipungkiri, kalau keduanya merupakan&lt;br /&gt;salah satu faktor penunjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita cermati lebih lanjut dan menghayati kehidupan rumah tangga Rasul&lt;br /&gt;SAW, kita akan menemukan dua faktor utama yang menyebabkan rumah beliau&lt;br /&gt;seperti syurga. Dua faktor tersebut adalah suami shaleh dan istri yang&lt;br /&gt;shalehah, kenapa??, karena keduanya orang yang paham betul bagaimana cara&lt;br /&gt;membahagiakan pasangan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami shaleh adalah seorang suami yang selalu ingat bahwa Allah&lt;br /&gt;memerintahkannya agar ia mempergauli istrinya dengan baik dan ia tahu bahwa&lt;br /&gt;istri merupakan amanah yang dititipkan Allah kepadanya, karenanya,&lt;br /&gt;membahagiakan istri merupakan ibadah baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan istri yang shalehah, ia mengerti betul bahwa&lt;br /&gt;ketaatannnya kepada suami adalah perintah Rasul dan merupakan ibadah yang&lt;br /&gt;dijanjikan pahala oleh yang Maha Pengasih. Begitulah, suami yang shaleh dan&lt;br /&gt;istri shalehah apabila mereka berdua saling mencintai maka keduanya akan&lt;br /&gt;selalu berusaha merealisasikan cinta tersebut dengan saling membahagiakan&lt;br /&gt;pasangannya. Namun jika keduanya tidak saling mencintai (kayaknya nggak&lt;br /&gt;mungkin, ya!!??) atau salah seorang diantara keduanya tidak mencintai yang&lt;br /&gt;lain atau pada saat-saat kesel dan sebel, niscaya mereka tidak akan&lt;br /&gt;menyakiti satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan kali ini perkenankanlah penulis lebih menitik beratkan&lt;br /&gt;pembahasan tentang wanita shalehah tanpa mengurangi eksistensi pria shaleh,&lt;br /&gt;karena pada prinsipnya mereka mempunyai tuntutan dan pahala yang sama. Allah&lt;br /&gt;berfirman : “Barang siapa yang mengerjakan amalan-amalan shaleh, baik&lt;br /&gt;laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk&lt;br /&gt;kedalam syurga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun”. (Qs 4 : 12).&lt;br /&gt;Lihat juga firman Qs 9 : 71 dan Qs 33 : 35.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW sangat menganjurkan kepada para pemuda agar mereka lebih&lt;br /&gt;mempriorotaskan memilih dzaatuddin (baca : wanita shalihah) untuk dijadikan&lt;br /&gt;pendamping hidupnya. Beliau bersabda yang artinya : “Wanita dinikahi karena&lt;br /&gt;empat perkara : “karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya. Maka&lt;br /&gt;pilihlah yang beragama (shalehah) niscaya engakau akan bahagia”. (Muttafaqun&lt;br /&gt;Alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalihah….. Ia merupakan sosok makhluk lembut yang menjadi idaman&lt;br /&gt;bagi setiap muslim yang shaleh. Karena pada dirinya terdapat perhiasan&lt;br /&gt;terindah di dunia ini sebagaimana disinyalir oleh Sang pembawa kabar gembira&lt;br /&gt;Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang&lt;br /&gt;artinya : “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah&lt;br /&gt;wanita shalehah”. Lantas seperti apasih wanita shalehah itu???.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah adalah wanita yang benar-benar mengahambakan diri kepada&lt;br /&gt;Allah dan beribadah hanya kepadaNya. Ia menjauhkan diri dari perbuatan&lt;br /&gt;syirik baik kecil apalagi besar, tidak menyembah kecuali kepada Allah, tidak&lt;br /&gt;minta kepada kuburan atau pohon beringin, tidak memberi sesaji kepada Ratu&lt;br /&gt;Laut Selatan atau ratu-ratu lainnya, tidak kedukun, nggak make jimat dan&lt;br /&gt;banyak lagi perbuatan syirik yang dapat meluluh lantakan amal shaleh Allah&lt;br /&gt;berfirman yang artinya : “Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan&lt;br /&gt;kepada Nabi-nabi sebelummu : “Jika k amu mempersekutukan (Tuhan), niscaya&lt;br /&gt;akan hapuslah amalmu dan tetulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.&lt;br /&gt;Karena itu, maka hendaklah Allah saja yang kamu sambah dan hendaklah kamu&lt;br /&gt;termasuk orang-orang yang bersyukur”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih gawat lagi Allah tidak akan mengampuni dosa syirik sebagaimana&lt;br /&gt;termaktub dalam firmanNya yang artinya : “Sesungguhnya Allah tidak&lt;br /&gt;mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni&lt;br /&gt;dosa selain dari syirik itu bagi siapa saj yang di kehendakiNya. Barang&lt;br /&gt;siapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka ia telah tesesat&lt;br /&gt;sejauh-jauhnya”.(QS 4 : 116)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah adalah wanita yang taat, patuh dan berbakti kepada kedua&lt;br /&gt;orang tuanya, Allah SWT menyelaraskan perintah beribadah hanya kepadanya&lt;br /&gt;dengan perintah berbuat baik dengan orang tua. Perhatiakan firman Allah&lt;br /&gt;dalam Qs Al-Israa’ ayat 23-24 yang artinya : “Dan Tuhanmu telah memrintahkan&lt;br /&gt;supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik&lt;br /&gt;kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara&lt;br /&gt;keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka&lt;br /&gt;sekali-kali janganlah kamu mengatakan “ah” dan janganlah kamu membentak&lt;br /&gt;mereka da n ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah&lt;br /&gt;dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah :&lt;br /&gt;“Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah&lt;br /&gt;mendidik aku waktu kecil”. Lihat juga Qs 31 : 13-15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalihah adalah wanita yang menjadikan shalat sebagai kebahagian&lt;br /&gt;tersendiri baginya, seperti yang dilalkukan oleh idolanya, Rasulullah SAW&lt;br /&gt;bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Nasa’i dari Anas Ra :&lt;br /&gt;“Dan kujadikan shalat sebagai permata hatiku”. Ia tidak lalai mendirikan&lt;br /&gt;shalat tepat pada waktunya, khusu’ dalam shalat-shalatnya, gemar berpuasa&lt;br /&gt;dan bersedekah, sungguh- sungguh dalam do’anya antara takut dan penuh harap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah….. Jilbab adalah pakaiannya, busana muslimah yang menutup&lt;br /&gt;rapat seluruh auratnya, pakaian yang disyariatkan oleh Sang Penguasa jagad&lt;br /&gt;raya kepadanya. Allah berfirman yang artinya : “Hai Nabi katakanlah kepada&lt;br /&gt;istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin :&lt;br /&gt;“hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka”. Yang&lt;br /&gt;demikian itu supaya mereka lebih untuk dikenal, karena itu mereka tidak&lt;br /&gt;diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. Jilbab&lt;br /&gt;adalah syi’ar islam, hanya jilbab yang menjadi pembeda antara muslimah dan&lt;br /&gt;wanita kafir di tempat umum. Wanita shalehah tahu apapun yang disyari’atkan&lt;br /&gt;Allah kepada manusia, tidak lain untuk kebaikan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah…. Dalam dirinya terkumpul kebaikan akhlak, adab baginya&lt;br /&gt;lebih baik dari zahab (emas), penghias bibirnya adalah zikrullah dan bacaan&lt;br /&gt;Al-Qur’an, pemerah pipinya adalah rasa malu, eye shadawnya gahdul bashar dan&lt;br /&gt;ia selalu menjaga kesuciannya sebagai aplikasi dari firman Allah yang&lt;br /&gt;artinya : “Katakanlah kepada wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menahan&lt;br /&gt;pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan&lt;br /&gt;perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka&lt;br /&gt;menutupkan kain kudungnya kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasanya,&lt;br /&gt;kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau&lt;br /&gt;putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudar-saudara&lt;br /&gt;leleki mereka, atau putra- putra saudara perempuan mereka, atau&lt;br /&gt;wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau&lt;br /&gt;pelayan-pelayan laki-laki yang tidak memiliki keinginan (terhadap wanita)&lt;br /&gt;atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah&lt;br /&gt;mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka&lt;br /&gt;sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang&lt;br /&gt;yang beriman supaya kamu beruntung”. (Qs 24 : 31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga menjaga dirinya dari sentuhan laki-laki yang bukan muhrim, baik&lt;br /&gt;melalui bersalaman apalagi diraba-raba. (Iiii ngeriii).Rasul SAW bersabda&lt;br /&gt;yang artinya : “Sekiranya ditusukkan jarum besi ke kepala salah seorang&lt;br /&gt;diantara kamu, itu lebih baik dari pada ia menyentuh wanita yang tidak halal&lt;br /&gt;baginya”. (HR At-Thabroni dan Baihaqi dari mi’qol bin yasaar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah adalah wanita yang terdidik dengan tarbiyah islamiyah, terus&lt;br /&gt;memperdalam ilmu syar’i, aktif dalam kegiatan dakwah beramar makruf nahi&lt;br /&gt;mungkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah.…. Ia senantisa berusaha menghindari ikhtilat, berkhalwat,&lt;br /&gt;apalagi pacaran. Pacaran? makhluk apaan tuh???…. Tidak la yau. Rasulullah&lt;br /&gt;SAW bersabda yang artinya : “'Tidaklah laki-laki dan perempuan berkhalwat&lt;br /&gt;(berdua-duaan) kecuali yang ketiganya adalah setan”.(Hr Tirmizi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah…. Hari-hari libur dari ritualnya ia ganti dengan dangan&lt;br /&gt;hal-hal yang bermanfaat, membaca buku-buku islam, mendengar kaset-kaset&lt;br /&gt;ceramah, memperbanyak sedekah dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeknya, wanita shalehah adalah sosok wanita yang taat melaksanakan&lt;br /&gt;perintah Allah, sungguh-sungguh terhadap kewajiban dan hirs terhadap&lt;br /&gt;nawafil, sehingga ia dapat menggapai cintaNya sebagaimana yang dijanjikan&lt;br /&gt;oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits qudsy yang dirwayatkan oleh Imam&lt;br /&gt;Bukhary dari Abi Hurairah yang artinya : “Rasul bersabda : “Allah berfirman&lt;br /&gt;: “Barang siapa yang menjadikan selain Ku sebagai sekutu, Aku telah&lt;br /&gt;mengizinkan agar ia diperangi, tidaklah seorang hamba mendekatkan diri&lt;br /&gt;kepadaKu dengan sesuatu yang lebih dari yang Aku wajibkan, dan hambaku itu&lt;br /&gt;selalu mendekatkan diri kepadaKu dengan nawafil (amalan sunnah) sehingga Aku&lt;br /&gt;mencintainya, apabila Aku telah mencintainya, Akulah pendengaranya yang ia&lt;br /&gt;gunakan untuk m endengar dan pengelihatannya yang ia gunakan untuk melihat&lt;br /&gt;dan tangannya yang ia gerakan dan kakinya yang ia gunakan untuk berjalan,&lt;br /&gt;apabila ia meminta kepadaKu niscaya Aku beri dan apabila ia meminta&lt;br /&gt;perlindungan niscaya Aku lindungi (Hr Bukhary)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan meninggalkan laranganNya, berusaha menghindari yang makhruh dan&lt;br /&gt;sungguh-sungguh menjauhi yang haram. Namun bukan berarti ia tak pernah&lt;br /&gt;melakukan kesalahan dan dan luput dari perbuatan dosa, tidak, karena tidak&lt;br /&gt;ada di muka bumi ini orang yang tak penah berdosa sebagaimana yang&lt;br /&gt;disabdakan oleh Nabi SAW yang artinya : “Setiap anak Adam pernah melakukan&lt;br /&gt;perbuatan dosa, dan sebaik-baiknya orang yang yang berbuat dosa adalah&lt;br /&gt;orang-orang yang bertaubat”. Sebagai manusia biasa, ia terkadang terjerumus&lt;br /&gt;pada perbuatan maksiat, akan tetapi ia akan cepat bertaubat dari&lt;br /&gt;kesalahannya tersebut dan bersegera menuju ampunan Allah sebagaimana&lt;br /&gt;termaktub dalam firmanNya yang artinya : “Dan (juga) orang-orang yang&lt;br /&gt;apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka&lt;br /&gt;ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapalagi&lt;br /&gt;yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah?. Dan mereka tidak&lt;br /&gt;meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui”. (Qs 3 : 135).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh hari-harinya adalah ibadah, praktis dari bangun tidur sampai tidur&lt;br /&gt;lagi dipenuhi dengan ibadah, no time withouth ibadah begitulah mottonya.&lt;br /&gt;Maka jadilah ia seorang muslimah yang berakidah bener, ibadah seeur, akhlak&lt;br /&gt;bageur, berbadan seger dan otaknya pun pinter. So pemuda muslim akan ngiler,&lt;br /&gt;trus ngincer untuk selanjut nguber. Nah lho.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah…. Ketika di khitbah oleh seorang muslim yang shaleh dan&lt;br /&gt;multazim, ia tidak menolaknya. Rasulullah SAW bersabda yang artinya : “Jika&lt;br /&gt;datang kepadamu (mengkhitbah) orang yang kamu ridha dien dan akhlaknya, maka&lt;br /&gt;nikahkanlah dia, bila tidak, akan terjadi fitnah dan kerusakan yang besar”.&lt;br /&gt;Ia memprioritaskan dua syarat dien dan akhlak, namun tidak terlalu ghulu&lt;br /&gt;(berlebihan) dalam menyaring dan menentukan pilihan, sebab ia tahu tidak ada&lt;br /&gt;orang zaman sekarang yang imannya setaraf dengan Abu Bakar atau Umar.&lt;br /&gt;Cukuplah baginya pemuda yang shaleh dan multazim, itulah yang ia nantikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami…, ah gadis mana yang tidak mengenangkan suami, pendamping dan pasangan&lt;br /&gt;hidup, yang akan memberikan kebahagiaan dan keceriaan? Rasanya semua gadis&lt;br /&gt;mengimpikannya. Akan dinantinya saat-saat kedatangan sang pujaan hati dengan&lt;br /&gt;debar bahagia di dada, dengan rona memerah dipipi, terlambunglah angan dan&lt;br /&gt;teruntailah harapan : “Akankah kumiliki suami idaman nan shaleh?, suami yang&lt;br /&gt;dapat dijadikan tempat berbagi, tempat belajar, tempat mencurahkan isi hati&lt;br /&gt;, tempat bermanja, juga tempat menyerahkan ketaatan agar tercapai ridha&lt;br /&gt;Ilahi, suami yang menjadi qowam yang dapat menggandeng tangan pasangannya&lt;br /&gt;menuju syurga Allah, suami yang menjadi teladan, suami yang menjadi&lt;br /&gt;pendidik, suami yang menjadi kecintaan, aah pantas kiranya tak boleh sembar&lt;br /&gt;angan memilih suami…...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah….. Saat memasuki jenjang pernikahan, terbetik azam dalam&lt;br /&gt;hatinya, untuk mengoptimalkan diri dalam mencurahkan ketaatan kepada&lt;br /&gt;suaminya, terngiang di telinganya nasehat seorang ibu Umamah binti Harits&lt;br /&gt;kepada putrinya dimalam pernihkahan sang putri tercinta : “Wahai putriku&lt;br /&gt;tersayang… Sesungguhnya nasehat ini jika ditinggalkan karena keagungan adab&lt;br /&gt;maka kutinggalkan ia untukmu. Nasehat ini merupakan peringatan bagi orang&lt;br /&gt;yang lalai (lupa) dan petunjuk bagi yang berakal, jika seorang wanita tidak&lt;br /&gt;butuh terhadap pernikahan, niscaya kedua orang tuanya lebih tidak&lt;br /&gt;membutuhkannya, akan tetapi keduanya sangat membutuhkannya, karena wanita&lt;br /&gt;diciptakan untuka lelaki dan laki-laki diciptakan untuk wanita. Putriku&lt;br /&gt;sayang… kini engkau akan berpisah dari udara dan dunia remaja yang akupun&lt;br /&gt;telah melaluinya. Kini engkau akan menjalani hidup baru yang juga pernah&lt;br /&gt;kujalani, menuju kehidupan yang belum engkau ketahui dan teman yang belum&lt;br /&gt;engkau pahami, dia akan menjadi raja dan pelindung bagimu. Jadilah engkau&lt;br /&gt;budaknya, niscaya dia akan menjadi budak yang dekat denganmu, ingat dan&lt;br /&gt;peliharalah sepuluh point yang akan menjadi modal dan simpanan bagimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama dan kedua adalah : Tunduk berkhidmat kepadanya disertai dengan&lt;br /&gt;qona’ah. Memperhatikan ucapannya disertai dengan to’ah (taat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga dan ke empat : menjaga persaan mata dan hidungnya, jangan sampai&lt;br /&gt;matanya melihat sesuatu yang jelek darimu dan jangan tercium olehnya kecuali&lt;br /&gt;sesuatu yang harum dan wangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun yang kelima dan enam : perhatikanlah watu makan dan tidurnya, karena&lt;br /&gt;rasa lapar dapat menimbulkan emosi dan kurang tidur bisa mengundang amarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ke tujuh dan delapan : menjaga hartanya serta menaruh hormat terhadap&lt;br /&gt;keluarganya, aturlah hartanya dengan baik dan pergauilah keluarganya sebaik&lt;br /&gt;mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang ke sembilan dan sepuluh : jangan engkau maksiat dan menentangnya,&lt;br /&gt;jangan pula engkau beberkan rahasianya, bila engkau menentangnya maka engkau&lt;br /&gt;telah mengobarkan kemarahannya dan jika engkau membeberkan rahasianya&lt;br /&gt;niscaya engkau tidak akan merasa aman akan kepergiannya. Kemudian jangan&lt;br /&gt;sampai engkau menampakkan kegembiraan jika ia sedang bersedih dan jangan&lt;br /&gt;pula menampakkan kesedihan bila ia sedang gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah….. Ia tahu bahwa kehidupan rumah tangga tidak melulu&lt;br /&gt;berjalan mulus, berbentangkan permadani. Kehidupan rumah tangga tak ubahnya&lt;br /&gt;sebuah kapal yang berlayar di tengah samudra, terkadang tenang dengan ombak&lt;br /&gt;dan riak-riak kecil, namun dilain waktu angin kencang melanda, badai&lt;br /&gt;menghantam, ombak bergulung seakan ingin menenggelamkan kapal dan seluruh&lt;br /&gt;isinya. Saat seperti itulah peranan suami istri teruji, jika mereka kompak,&lt;br /&gt;bahu-membahu dengan saling pengertian, InsyaAllah biduk akan selamat sampai&lt;br /&gt;ketepian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah….. Ia menjadi sesuatu yang paling berharga bagi suaminya&lt;br /&gt;setelah ketakwaannya kepada Allah, bila dipandang oleh sang suami&lt;br /&gt;menimbulkan rasa bahagia dihati. Sebagaimana termaktub dalam sebuah hadits&lt;br /&gt;yang artinya : “tidak ada yang lebih bermanfaat bagi seorang muslim setelah&lt;br /&gt;takwa kepada Allah dan lebih baik baginya selain dari istri yang shalehah,&lt;br /&gt;apabila ia memerintahnya dia akan mentaatinya, jika ia melihat kepadanya dia&lt;br /&gt;membahagiakannya, jika bersumpah kepadanya dia menepatinya dan bila ia tidak&lt;br /&gt;berada di dekatnya dia menjaga dirinya juga harta suaminya”. (HR Ibnu&lt;br /&gt;Majah). Ia tidak memasukkan lelaki kerumahnya tanpa seizin sang suami dan&lt;br /&gt;selalu menjaga harga diri dan kepercayaan suaminya. Allah berfirman yang&lt;br /&gt;artinya : “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena&lt;br /&gt;Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain&lt;br /&gt;(wanita), dan kerena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari&lt;br /&gt;harta mereka. Sebab itu maka wanita yang shaleh, ialah yang taat kepada&lt;br /&gt;Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah&lt;br /&gt;telah memelihara mereka”. (Qs 4 : 34). Ia selalu ridha dengan apa yang&lt;br /&gt;diberikan suami, betapapun kecilnya pemberian itu dan tidak pernah menuntut&lt;br /&gt;sesuatu yang tidak tergapai oleh penghasilan sang suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah….. Ia sabar saat-saat sang suami meninggalkannnya untuk&lt;br /&gt;menuntut ilmu, mencari rizki, atau kepentingan dakwah dan menyambut&lt;br /&gt;kepulangan suami dengan senyum mengembang dan wajah ceria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah….. Apabila suaminya dilanda futur, semangatnya mengendur, ia&lt;br /&gt;tampil menegur “Mas kok loyyo”, memberikan motivasi dan mengobarkan semangat&lt;br /&gt;juangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalehah….. Ia selalu melahirkan generasi robbani, mengenalkan&lt;br /&gt;putra-putrinya kepada Allah sejak dini, bahkan sebelum sang anak itu&lt;br /&gt;terlahir kedunia. Mengasuhnya dengan sabar dan penuh keibuan, mendidiknya&lt;br /&gt;dengan pendidikan islami, mengajari Sunnah-sunnah Nabi, akhlakul karimah dan&lt;br /&gt;lain sebagainya. Ibu adalah madrasatul Ula bagi putra-putrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian ia akan menjadi mar’ah shalehah, zaujah muti’ah dan ummu&lt;br /&gt;madrasah. Singkatnya, wanita shalehah adalah gambaran sosok hamba Allah,&lt;br /&gt;pengikut Rasul, anak, istri, ibu dan anggota masyarakat yang baik dan&lt;br /&gt;menjadi uswah hasanah bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indah nian alunan nasyid yang berbunyi : “Sungguh indah permata dunia, intan&lt;br /&gt;mutu manikam, emas dan berlian yang memikat hati. Namun tiada seindah bunga&lt;br /&gt;wanita shalehah harapan agama…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah beberapa sifat dan karakter wanita shalehah yang kudambakan, dan&lt;br /&gt;juga oleh setiap pemuda muslim yang berakal sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah aku mendapatkannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’la wa A’lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan Bacaan&lt;br /&gt;1. Al Qur’an Al Karim&lt;br /&gt;2. Yusuf Qordhawy. Dr. Malamih Al-Mujtama’ Al-Muslim. Muassasah&lt;br /&gt;Ar-Risaralah, Bairut. Cet I 1996.&lt;br /&gt;3. Syaikh Muhammad Husain Ya’qub. Sifaat Al-Muslimah Al-Multazamah. Maktabah&lt;br /&gt;Syuqul Akhirah. Cairo. Cet III 1998&lt;br /&gt;4. Ibnu Rojab Al-Hambaly. Jami’ul U’lum wal Hikam. Daarul Khair Bairut. Cet&lt;br /&gt;II 1996 4.&lt;br /&gt;5. Abdul Aziz Muh. Azzam. Dr dan Abd. Wahab Sayid Hawas. Dr. Al Ushrah wa&lt;br /&gt;Ahkamuha fi Tasyri’ Al Islamy. Cairo 99-2000&lt;br /&gt;6. Majalah UMMI Edisi 9/IX/97&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29685454-115026787084351603?l=lbudiarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lbudiarto.blogspot.com/feeds/115026787084351603/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=29685454&amp;postID=115026787084351603' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29685454/posts/default/115026787084351603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29685454/posts/default/115026787084351603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lbudiarto.blogspot.com/2006/06/yang-ku-dambakan.html' title='Yang Ku Dambakan'/><author><name>Lutfi Budiarto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14660304272316015538</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02670497155965467499'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29685454.post-115026779746860928</id><published>2006-06-13T23:48:00.000-07:00</published><updated>2006-06-13T23:49:57.470-07:00</updated><title type='text'>PENTING: Renungan dari Seorang Kawan.........</title><content type='html'>Kamu tau kenapa saya suka wanita itu pakai&lt;br /&gt;jilbab ? jawabannya sederhana, karena mata saya&lt;br /&gt;sulit diajak kompromi. Bisa dibayangkan&lt;br /&gt;bagaimana saya harus mengontrol mata saya ini&lt;br /&gt;mulai dari keluar pintu rumah sampai kembali&lt;br /&gt;masuk rumah lagi. Dan kamu tau ? di tempat2 yg&lt;br /&gt;saya lalui seharian disana, kemana arah mata&lt;br /&gt;memandang selalu saja membuat mata saya&lt;br /&gt;terbelalak. Hanya dua arah yang bisa membuat&lt;br /&gt;saya tenang, mendongak ke atas langit atau&lt;br /&gt;menunduk ke tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kedepan ada perempuan berlenggok&lt;br /&gt;dengan seutas "Tank Top", noleh ke kiri&lt;br /&gt;pemandangan "Pinggul terbuka", menghindar&lt;br /&gt;kekanan ada sajian "Celana ketat plus You Can&lt;br /&gt;See", balik ke belakang dihadang oleh "Dada&lt;br /&gt;menantang !". Astaghfirullah... kemana lagi mata&lt;br /&gt;ini harus memandang ?...&lt;br /&gt;Kalau saya berbicara nafsu, tentu saya suka. Tapi&lt;br /&gt;sayang, saya tak ingin hidup ini dibaluti oleh nafsu.&lt;br /&gt;Saya juga butuh hidup dengan pemandangan yang&lt;br /&gt;membuat saya tenang. Saya ingin melihat wanita&lt;br /&gt;bukan sebagai objek pemuas mata. Tapi mereka&lt;br /&gt;adalah sosok yang anggun mempesona, kalau&lt;br /&gt;dipandang bikin sejuk di mata. Bukan paras yang&lt;br /&gt;membikin mata panas, membuat iman lepas&lt;br /&gt;ditarik oleh pikiran "kotor" dan hatipun menjadi&lt;br /&gt;keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai wanita itu mengerti apa yang sedang&lt;br /&gt;dipikirkan oleh laki-laki ketika melihat mereka&lt;br /&gt;berpakaian seksi, saya yakin mereka tak mau&lt;br /&gt;tampil seperti itu lagi. Kecuali bagi mereka yang&lt;br /&gt;memang punya niat untuk menarik lelaki untuk&lt;br /&gt;memakai aset berharga yang mereka punya.&lt;br /&gt;Istilah seksi kalau boleh saya definisikan berdasar&lt;br /&gt;kata dasarnya adalah penuh daya tarik seks.&lt;br /&gt;Kalau ada wanita yang dibilang seksi oleh para&lt;br /&gt;lelaki, janganlah berbangga hati dulu. Sebagai&lt;br /&gt;seorang manusia yang punya fitrah dihormati dan&lt;br /&gt;dihargai semestinya anda malu, karena&lt;br /&gt;penampilan seksi itu sudah membuat mata lelaki&lt;br /&gt;menelanjangi anda, membayangkan anda adalah&lt;br /&gt;objek syahwat dalam alam pikirannya. Berharap&lt;br /&gt;anda melakukan lebih seksi, lebih ... dan lebih&lt;br /&gt;lagi. Dan anda tau apa kesimpulan yang ada&lt;br /&gt;dalam benak sang lelaki ? yaitunya : anda bisa&lt;br /&gt;diajak untuk begini dan begitu alias gampangan !.&lt;br /&gt;Mau tidak mau, sengaja ataupun tidak anda sudah&lt;br /&gt;membuat diri anda tidak dihargai dan dihormati&lt;br /&gt;oleh penampilan anda sendiri yang anda sajikan&lt;br /&gt;pada mata lelaki. Jika sesuatu yang buruk terjadi&lt;br /&gt;pada diri anda, apa itu dengan kata-kata yang&lt;br /&gt;nyeleneh, pelecehan seksual atau mungkin&lt;br /&gt;sampai pada perkosaan. Siapa yang semestinya&lt;br /&gt;disalahkan ? Saya yakin anda&lt;br /&gt;menjawabnya "lelaki" bukan ? Oh betapa&lt;br /&gt;tersiksanya menjadi seorang lelaki dijaman&lt;br /&gt;sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau boleh saya ibaratkan, tak ada pembeli kalau&lt;br /&gt;tidak ada yang jual. Simpel saja, orang pasti akan&lt;br /&gt;beli kalau ada yang menawarkan. Apalagi barang&lt;br /&gt;bagus itu gratis, wah pasti semua orang akan&lt;br /&gt;berebut untuk menerima. Nah apa bedanya dengan&lt;br /&gt;anda menawarkan penampilan seksi anda pada&lt;br /&gt;khalayak ramai,&lt;br /&gt;Begitulah seharian kemarin saya harus menahan&lt;br /&gt;penyiksaan pada mata ini. Bukan pada hari ini&lt;br /&gt;saja, rata-rata setiap harinya. Saya ingin protes,&lt;br /&gt;tapi mau protes kemana ? Apakah saya harus&lt;br /&gt;menikmatinya ... ? tapi saya sungguh takut&lt;br /&gt;dengan Dzat yang memberi mata ini. Bagaimana&lt;br /&gt;nanti saya mempertanggungjawabkan nanti ?&lt;br /&gt;sungguh dilema yang berkepanjangan dalam hidup&lt;br /&gt;saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Taala telah berfirman :&lt;br /&gt;"Katakanlah kepada laki-laki yang beriman,&lt;br /&gt;Hendaklah mereka menahan pandangannya dan&lt;br /&gt;memelihara kemaluannya", yang demikian itu&lt;br /&gt;adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya&lt;br /&gt;Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.&lt;br /&gt;Katakanlah kepada wanita beriman "Hendaklah&lt;br /&gt;mereka menahan pandangannya dan memelihara&lt;br /&gt;kemaluannya." (QS. An-Nuur : 30-31).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29685454-115026779746860928?l=lbudiarto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lbudiarto.blogspot.com/feeds/115026779746860928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=29685454&amp;postID=115026779746860928' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29685454/posts/default/115026779746860928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29685454/posts/default/115026779746860928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lbudiarto.blogspot.com/2006/06/penting-renungan-dari-seorang-kawan.html' title='PENTING: Renungan dari Seorang Kawan.........'/><author><name>Lutfi Budiarto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14660304272316015538</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='02670497155965467499'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry></feed>